MATERI PRAKARYA KERAJINAN BAHAN ALAM SEMIKERAS/KERAS

 materi diambil dari :

Buku Panduan Guru Prakarya: Kerajinan untuk SMP/MTs Kelas VII Penulis: Dewi Sri Handayani Nuswantari, dkk. ISBN: 978-602-244-895-2 (jil.1 ) 


Bahan alam adalah bahan atau material yang ada di alam sekitar. Bahan alam terdapat di alam dan ditemukan di tanah atau bagian dari hewan atau tumbuhan

Bahan semikeras/keras adalah sifat material yang tidak lunak (lembek, lembut, empuk, kenyal/plastis), padat, kuat dan tidak mudah berubah bentuknya atau tidak mudah pecah. 


a. Serat Alam

Bahan serat secara alami dapat dihasilkan dari tumbuhan maupun hewan. Meskipun diperoleh dari alam, namun kualitas bahan serat ini sangat baik dan bisa menghasilkan berbagai tekstil dan barang yang memiliki nilai fungsi dan ekonomis yang tinggi.

Bahan serat alam dapat digolongkan menjadi tiga jenis, yaitu yang berasal dari tumbuhan, hewan, dan mineral. Kali ini kita akan fokus mempelajari bahan dari tumbuhan dan hewan saja. Adapun serat yang berasal dari tumbuhan dapat diklasifikasi menjadi empat, yaitu: 1. Serat yang berasal dari biji. 2. Serat yang berasal dari batang. 3. Serat yang berasal dari daun. 4. Serat yang berasal dari buah.




Sementara, bagian tubuh hewan yang dapat dimanfaatkan seratnya adalah bulunya. Bulu hewan yang paling sering diolah sebagai bahan baku serat produk tekstil adalah sebagai berikut.
1. Serat dari stapel Stapel merupakan serat yang berbentuk rambut hewan yang disebut juga dengan wol.
2. Serat dari filamen Filamen merupakan serat yang berbentuk jaringan. Contohnya adalah serat yang berasal dari larva ulat sutera saat membentuk kepompong. Sementara bahan serat dari hewan lainnya, antara lain kulit sapi, bulu domba, rambut kuda, dan lain-lain.


b. Pasir
Pasir dapat juga dijadikan bahan kerajinan. Karya dari bahan pasir juga menarik untuk diproduksi. Sudah banyak produsen pasir warna yang dijual untuk kerajinan. Pasir yang digunakan kebanyakan merupakan pasir laut. Daerah pesisir dapat memanfaatkan pasir sebagai bahan dasar pembuatan kerajinan.

c. Bambu
Bambu sendiri merupakan satu dari sekian tanaman yang sangat mudah dijumpai di negeri kita ini. Kondisi tanah dan iklim tropis negara Indonesia yang cocok sebagai tempat tumbuh kembangnya berbagai tumbuhan, sehingga persebaran dan pertumbuhan bambu menjadi cepat, mudah, dan melimpah. Bambu memiliki banyak  manfaat, mulai dari akar sampai daun. Banyak benda kerajinan yang dapat diproduksi dari bambu dan dapat bernilai ekonomis.

d. Rotan
Rotan tumbuh di hutan tropis Indonesia. Sumber daya alam ini banyak dihasilkan di beberapa daerah di Nusantara, antara lain Pulau Jawa, Kalimantan, Sumatra, Sulawesi, dan Papua. Rotan dapat diproduksi menjadi berbagai kerajinan, baik yang memiliki nilai fungsi maupun ekonomis.

e. Kayu
Kayu merupakan sumber daya alam bahan yang sangat melimpah di Indonesia. Indonesia adalah negara yang memiliki hutan tropis terluas ke tiga di dunia sehingga banyak menghasilkan kayu yang dapat diolah sebagai produk seni dan kerajinan. Kayu yang dapat digunakan, antara lain kayu jati, pinus, akasia, mahoni, trembesi, dan sebagainya. 

f. Batu

Negara Indonesia juga dikenal sebagai negara yang dikelilingi pegunungan. Dengan kondisi demikian, banyak tempat di Indonesia yang memiliki aneka jenis bebatuan dengan beraneka warna. Batu-batuan Indonesia banyak digunakan tidak hanya sebagai bahan bangunan tetapi juga sebagai bahan kerajinan yang memiliki fungsi hias dan bisa bernilai ekonomi.

g. Logam

Potensi logam di Indonesia cukup tinggi dan beragam. Indonesia dikenal dengan negara yang kaya akan sumber daya alam logam. Berbagai jenis logam dapat ditemukan di berbagai pertambangan yang tersebar di seluruh daerah Indonesia. Bahan logam terdiri dari alumunium, baja, besi, emas, kuningan, monel, perak, perunggu, pewter, platina, seng, stainless, tembaga, dan timah putih yang masing-masing membutuhkan perlakuan yang berbeda sesuai dengan karakteristik logamnya. Tidak semua logam tersebut dapat diolah menjadi produk seni dan kerajinan. Salah satu jenis logam logam yang dapat diolah menjadi produk seni dan kerajinan untuk peserta didik tingkat SMP, antara lain monel, alumunium lembaran, atau tembaga lembaran.


Perancangan Benda Kerajinan

Proses penciptaan produk kerajinan bahan alam semikeras/ keras harus mengacu pada persyaratan ergonomi. Adapun syarat-syarat perancangan benda kerajinan, yaitu kegunaan, kenyamanan, dan keindahan sudah dibahas dalam unit 1. Kali ini peserta didik akan mempelajari prinsip ergonomi berikutnya.

a. Keluwesan (Flexibility)

Benda kerajinan dari bahan semikeras/keras harus memiliki keserasian antara bentuk dan wujud benda dengan nilai gunanya. Contonya saja, jenis kulit untuk membuat tas yang akan dipakai saat sekolah atau bekerja berbeda dengan jenis kulit yang dipakai untuk membuat koper. 

b. Keamanan (Safety)

Benda kerajinan dari bahan alam semikeras/keras tidak boleh membahayakan pemakainya. Contohnya, hiasan lampu dari kaca, agar aman dapat dilapisi plastik pada bagian pinggirnya sehingga tidak berbahaya bagi pengguna. Berdasarkan proses berkaryanya, pesan yang dapat diperoleh adalah sebagai berikut.

1. Produk dengan nilai fungsional.

2. Produk dengan nilai informatif.

3. Produk dengan nilai simbolik.

4. Produk dengan nilai prestise (gengsi). 







Penyajian sebuah produk kerajinan disebut juga dengan displai atau kemasan. Displai atau kemasan telah menjadi bagian penting dari sebuah karya. Dilihat dari fungsinya, terdapat 4 (empat) fungsi utama kemasan, yaitu;
1. menjual produk;

2. melindungi produk;

3. memudahkan penggunaan produk;

4. memperindah penampilan produk.


Berdasarkan ukurannya, media promosi dapat dibagi menjadi dua.

 1. Ukuran Kecil Media yang termasuk ukuran kecil adalah brosur, leaflea, atau pamflet. Berikut penjelasan media promosi yang berukuran kecil, antara lain: 

 a. Booklet Memilki beberapa jumlah halaman, dirancang seperti buku mini.

b. Katalog Bersifat sebagai daftar yang memuat aneka informasi lengkap untuk memudahkan konsumen memilih.

c. Leafleat atau pamflet Hampir mirip dengan brosur, tetapi leafleat atau pamflet. Ini berupa kertas yang bentuknya dapat lipatan menjadi beberapa bagian. Leafleat atau pamflet bisa digunakan untuk berbagai hal, misalnya katalog mini, booklet mini, serta profil perusahaan.

d. Flyer Dicetak satu halaman, mirip leafleat tetapi tidak dilipat.

e. Kartu Nama Biasanya berukuran standar 9 x 6 cm yang berisi nama, alamat, nomor kontak, logo perusahaan, slogan, dan informasi lainnya yang ditulis secara singkat.




2. Ukuran Besar

Media yang berukuran besar biasanya ditempel di dinding. Dengan teknologi digital poster dapat dibuat dalam versi bergerak, sehingga orang tetap dapat membaca meskipun sedang dalam keadaan berkendara. Media promosi yang termasuk berukuran besar lainnya, antara lain:

a. Billboard Iklan di luar ruang yang menggunakan struktur permanen. Digital billboard meliputi megatron dan videotron serta mobile billboard.

b. Baliho Biasanya dipasang di tepi jalan yang menggunakan struktur semipermanen dan biasanya untuk promosi jangka pendek.

c. Spanduk Terbuat dari bahan kain atau plastik yang berisi informasi ringkas dan gambar yang dicetak dengan digital print atau sablon.

d. Banner Banner biasanya diletakkan pada dudukan/penyangga dari bahan yang ringan sehingga dapat dipindah pindah. 



contoh kerajinan dari serat alam


contoh kerajinan dari bahan pasir



contoh kerajinan dari bahan bambu


contoh kerajinan dari rotan


contoh kerajinan dari kayu



contoh kerajinan dari batu



contoh kerajinan dari logam



Komentar

Postingan populer dari blog ini

KERAJINAN LIMBAH ANORGANIK

KERAJINAN TEKSTIL KELAS IX

Kerajinan Bahan Buatan Semikeras/Keras